Popular Post

Posted by : Mferz fahrudinizer Sabtu, 18 Februari 2012


Fairy Tail Chapter 236

Versi Teks Fairy Tail Chapter

Versi Teks Fairy Tail Chapter

Versi Teks Fairy Tail Chapter

Setelah sebelumnya sempat membalikan keadaan, kini Fairy Tail kembali terdesak ...
Terlebih, kekuatan mereka menghilang setelah pohon Tenrou sukses direbahkan oleh Azuma ...


"Ke-keuatanku ...
Menghilang?" Grey meratapi tubuhnya.
"Sepertinya pohon Tenrou telah tumbang ...
Karena itu kekuatan Fairy Tail menghilang" Ucap Ultear.

Selain Grey, Juvia juga melemah ...
"Hah ..." Ia rebah di pangkuan Meldy yang sepertinya sudah tak menjadi musuh lagi.
"Kenapa aku melakukan ini semua padanya ...
Aku juga tak tahu" Ucap Meldy.

Di tempat pertarungan utama, Erza vs Azuma ...

"Kenapa kau melakukan ini!?" Tanya Erza ke Azuma yang berdiri di depannya.

"Peribtah Master Hades ...
Aku harus melenyapkan sisa-sisa penyihir Fairy Tail" Ucap Azuma.

"Bukan itu ...
Maksudku, kenapa hanya kekuatanku yang tidak menghilang!??"

"Sudah ku bilang kan ...
Aku ingin bertarung melawanmu yang serius ...
Itu saja" Ucap Azuma.

"Itu berarti ...
Apa kau akan mengembalikan kekuatan mereka kalau aku bisa mengalahkanmu?"

"Ya, aku janji ...
Tapi kalau kau bisa mengalahkanku ...
Lagipula, jujur aku tak suka melakukan ini"

"Hah ...
Nyawa teman-temanku dipertaruhkan ...
Tidak peduli apapun itu, aku harus menang!!!" Erza melesat maju menyerang, dengan cepat ia berubah ke mode lain.

"!!!" Azuma menatap lurus ke arah Erza yang berubah mode, entah karena ia merasakan kekuatan sihir yang besar, atau mungkin karena sejenak Erza telanjang, entahlah.

"Heaven Wheel : Blumenblatt!!!!" Erza mengeluarkan puluhan pedang dengan sihir dan menusukkannya ke arah Azuma. Namun, Azuma bisa menahan itu semua dengan kayu yang ia kendalikan menjadi pelindung.

"!!?"

"Phorium Seeker!!!" Azuma balas menyerang dengan serangan daun, Erza masih mampu bertahan.
"Laum Seeker!!!" Azuma kembali menyerang, Erza mulai kewalahan.

Akan tetapi, Erza tak putus asa dan terus mencoba.

Pertarungan benar-benar sengit ...

Erza mencoba menyerang dengan mode zirah satu pedang, Azuma berhasil meraih kedua kaki Erza.

"Tower Burst!!" Azuma mengeluarkan menara api yang begitu dahsyat, Erza berteriak.

"Hah ...
hah ..." Erza kelelahan.
"Kekuatannya benar-benar luar biasa ...
Dia bahkan bisa merusak Baju Zirah dan Baju suci Fairyku ...
Apa yang harus ku lakukan??" Pikir Erza.
"Aha ...
Aku ingat ...
Minggu lalu aku membeli sebuah baju seksi ..." Erza membayangkan dirinya dengan pakaian seksi.
"Tidakk!!! Bukan begitu! Apa yang ku pikirkan???" Teriak Erza.

"Kau itu bicara dengan siapa??" Azuma tak mengerti.

Kembali fokus ...

"Yah ...
Yang bisa ku lakukan sekarang ...
Jika aku ingin mengalahkan kekuatan shirnya, aku harus mengumpulkan seluruh kekuatanku untuk satu serangan ...
Tak ada bagian untuk pertahanan, hanya menyerang ...
Itu berarti ...
Aku tak butuh baju ...
Yang ku butuhkan hanya pedang"

Erza tak memakai zirah, hanya menggenggam sebuah pedang yang penuh dengan energi sihirnya.

"!!??"

"Fairy Crimson Cherry!!!" Erza bersiap untuk menebas.

"!!!" Azuma mengarahkan pohon-pohon ke Erza. Erza tak mampu menyerang, tubuhnya dililit pohon-pohon.

"Membuka sihir Tenrou yang tertidur di dalam tanah!!!" Azuma bersiap untuk sesuatu ...
"Terra Chyrmal!!!!" Ledakan yang besar melanda tubuh Erza.

Erza rebah tak berdaya ...

"Titania ...
Kau kalah" Ucap Azuma.

Sementara itu, di tempat yang sangat jauh dari Pulau, tepatnya di Penjara Dewan Sihir ...
Perjara dalam yang pintunya terantai dan dilindungi berbagai segel penahan sihir ...
Terlihat Gerald terduduk lemah di Pojokan ...

"Erza ..." Ucapnya.

-To be Continued-

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © FAHRUDINIZER BLOGZ™ - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -