Popular Post

Posted by : Mferz fahrudinizer Selasa, 21 Februari 2012

Fairy Tail Chapter 253
"Aku tak tahu kenapa kau datang kemari, tapi ...
Aku tak akan membiarkanmu lewat!!" Makalov terus menahan Acnologia sementara para penyihir Fairy Tail bergegas meninggalkan Pulau Tenrou.

"Karena tepat di belakangku, ada anak-anak nakalku!!!" Makalov terus saja berusaha. Namunm ternyata Acnologia begitu kuat. Ia memberontak hingga akhirnya Makalov kewalahan.


Fairy Tail Chapter 253 - Mari Bergandengan Tangan
Teks Version by Beelzeta.com


"Gyaaahhh!!!" Sang nga Acnologia berbalik menekan tubuh Makalov.
Makalov rebah di tanah dengan tubuh naga Acnologia menekannya.

"Untuk pertama kalinya, aku bertingkah seperti orang tua sesungguhnya ..." Ucap Makalov dalam hati dan malah tersenyum.
"Sekarang aku tak punya penyesalan lagi" Ia tak menyesal karena ia sudah melakukan sebisanya untuk menyelamatkan anak-anaknya.

"!!!" Mendadak pandangan Makalov menjadi kaget karena tiba-tiba seseorang berdiri di depannya, mencoba untuk membantu melawan Acnologia. Ternyata, ia adalah Natsu. Natsu tak bisa meninggalkan masternya begitu saja.

Dengan sekuat tenaga, Natsu berusaha ...
Namun tetap saja, Acnologia begitu kuat ...

"Kembalikan master kami!!!" Ucap Natsu.

"Natsu ..." Makalov sudah kembali ke tubuh kecilnya.

"Maju!!!" Ternyata bukan cuma Natsu, Erza dan yang lainnya juga balik dan memilih untuk membantu master mereka. Dengan segala kekuatan yang para penyihir Fairy Tail punya, mereka menyerang tubuh Acnologia.

"Ka-Kalian semua ..." Makalov tertegun.

"Kau harus tahu, aku menentang semua ini ...
Tapi, apa kau pikir mereka bisa lari meninggalkan pak tua sepertimu begitu saja?
Lagipula ini guildmu kan" Ucap cucu Makalov, Laxus.

"Dasar ...
Bodoh" Makalov terharu, ia meneteskan air mata.

Para penyihir Fairy Tail terus menyerang. Sementara dari kejauhan, tampak seorang wanita melihat mereka semua sambil tersenyum, entah siapa.

"Uarghhhh!!!!" Acnologia mementalkan semua orang yang menyerangnya.

"Uwaaahh!!!"
"Kyaaaa!!!" Natsu dan yang lainnya terhempas.

"Apa kalian semua baik-baik saja!?" Teriak Erza.
"Sial ..."
"Serangan kita tidak mempan sama sekali" Ucap Elfman dan Mirajane.

"Dia bahkan belum memakai kekuatan yang dulu ia gunakan melawanku ...
Dia masih bermain-main dengan mereka" Ucap Gildarts dalam hati, ia benar-benar khawatir.

Whusss ....
Tiba-tiba, Acnologia terbang tinggi ke atas langit.

"Dia terbang!!"
"Apa dia akan kembali lagi!?"
"Jangan biarkan pertahanan kalian kendur" Ucap ketiga kucing.

"!!!" Acnologia sampai di atas awan dan tampaknya ia ingin menyemburkan sesuatu dari mulutnya.

"Itu serangan Hitoiki!!" Teriak Gagil.

"Apa dia berencana meledakan pulau ini!?"
"Tidak mungkin ..."
"Yang benar saja?"

"Semuanya, gunakan sihir bertahan, taruh kekuatan di dalamnya sekarang!" Teriak Erza.
"Baik!" Ucap Wendy.

"Tak cukup waktu untuk membuat segelnya" Ucap Fried.
"Ada banyak sihir bertahan yang tak perlu menulis segel kok"
"Ayo kita mulai, Levy" Pinta Bixlow.

"Semuanya, fokuskan sihir kalian pada Fried!!!" Teriak Lisana.
"Ayo bergandengan tangan!!!"


"Kita tidak akan berakhir disini!!!" Teriak Natsu dan kemudian mereka semua bergandengan tangan.

"Benar, kita tak akan pernah menyerah"
"Semuanya, gabungkan kekuatan kalian!! Ayo tunjukan besarnya ikatan Guild kita!" Ucap Lucy dan Gray.

"..." Laxus menyodorkan tangan ke Makalov, Makalov tersenyum.
"Kita akan pulang bersama-sama ..." Ucapnya.

"Pulang ke Fairy Tail" Merekapun benar-benar membentuk lingkaran dengan saling bergenggaman tangan.

Akan tetapi ...
Acnologia menembak dan ...

Boombbb!!!!

Tepat sasaran dan Pulau Tenrou benar-benar hancur, lenyap tanpa sisa.

Dari kejauhan, Zeref, Dewan sihir, Meldy dan Ultear, mereka menyaksikan kehancuran tersebut ...

Kini, Pulau Tenrou benar-benar lenyap dilahap tembakan Acnologia ...

"Ini sudah berakhir kan, Natsu ..." Ucap Zeref.

16 Januari x784, Pulau Tenrou dimusnahkan oleh Acnologia ...
Dan setelahnya, Acnologia kembali menghilang ...

Setengah tahun setelah kejadian tersebut,
dilakukan pencarian dan penyelidikan di sekitar perairan tersebut ...
Namun, tak ada satupun yang bisa ditemukan ...

Dan sekarang, tujuh tahun berlalu ...

Seorang anak kecil menatap ke arah lautan ...

-To be Continued-

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © FAHRUDINIZER BLOGZ™ - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -